Home » Air Conditioner » Bagaimana Air Conditioner Bekerja

0

Service AC Surabaya – System Air Conditining pertama kali dibangun pertama kali pada tahun 1902 oleh seorang insinyur elektro muda bernama Willis Havilan Carrier. Peralatan ini di desain untuk mengatasi masalah kelembaban di perusahaan Sackett-WIlhems Lithographin and Publishing, Brooklyn, New York. Kertas-kertas yang ada di perusahaan tersebut terkadang menyerap kelembaban dari udara hangat di musim panas, sehingga mengakibatkan sulitnya mengaplikasikan kebijakan penulisan tinta di perusahaan saat itu. Carrier memasukkan udara ke dalam gedung dengan cara meniupkannya ke dalam pipa-pipa yang dingin, dengan cara demikian maka udara akan menjadi dingin setelah melewati pipa-pipa yang bersuhu dingin, dan karena udara dingin tidak memiliki kelembaban sebanyak udara hangat, proses tersebut bisa mengurangi kelembaban yang ada di pabrik serta menstabilkan kadar air kertas.

 service-ac-surabaya

Carrier sadar bahwa dia telah membangun sebuah teknik yang memiliki potensial besar, dan kemudian tidak lama kemudian mulai bermunculan sistem air conditioning di bioskop, toko, rumah, membuat musim kemarau menjadi nyaman untuk dilewati. Proses dari air conditioner sebenarnya digunakan untuk mengurangi suhu udara berdasarkan teknik ilmiah yang cukup sederhana, sisanya dicapai dengan mengaplikasikan beberapa penerapan teknik mekanik yang cerdas. Cara kerja Air Conditioner sebenarnya sangat mirip dengan alat-alat rumah tangga yang lain yaitu kulkas. Air conditioner tidak memiliki housing atau pembatas yang menjaga agar suhu ruangan tetap dingin, namun dinding rumah dirumah Anda membuat suhu ruangan tetap dingin serta udara yang panas bisa keluar.

Air Conditioner menggunakan sistem pendingin untuk mendinginkan udara didalam ruangan, hal ini mengambil keuntungan dari sifat fisika: Ketika cairan berubah menjadi gas, maka akan menyerap panas. Air conditioner mengeksploitasi fitur fase perubahan tersebut dengan mamaksa senyawa kimia khusus untuk menguap dan mengembun lagi secara berulang-ulang di dalam sistem yang tertutup.

service-ac-surabaya2

Senyawa yang terlibat dalam proses tersebut adalah refrigeran. Senyawa ini memiliki sifat mudah untuk berubah di dalam kondisi suhu yang relatif rendah. Air conditioner juga mengandung kipas yang berguna untuk menggantikan udara hangat dengan udara dingin yang sudah terbentuk. AC central bahkan memiliki sitem yang di rancang untuk menyalurkan udara seperti kumparan.

Kumparan terevaporasi oleh tekanan rendah ketika udara panas mengalir di atas udara yang dingin, refrigeran yang ada di dalam kemudian menyerap panas seiring dengan berubahnya cairan menjadi gas. Untuk menjaga suhu agar tetap dingin secara efisien, air conditioner harus mengubah gas dingin menjadi cairan kembali. Untuk melakukan hal itu, gas harus berada pada tekanan tinggi, dan itu bisa dilakukan dengan menggunakan kompresor. Panas yang dihasilkan oleh pengompresan gas dikeluarkan dari ruangan dengan bantuan kumparan lain yang disebut dengan kumparan kondensor serta kipas lain. Ketika gas mendingin akan kembali ke dalam bentuk cairan, dan proses akan berulang kembali. Anggaplah ini adalah sebuah siklus yang tiada akhir. Ada dua hal berbeda yang mudah di lihat dari proses air conditioner. Refrigeran mendinginkan udara dalam ruangan, serta gas yang dihasilkan secara terus menerus dikompresi dan didinginkan untuk merubahnya kembali ke dalam bentuk cairan.

AC-Surabaya merupakan penyedia jasa perbaikan serta maintenance Air Conditioner di Surabaya. Kami menawarkan solusi bagi Anda dalam hal perawatan dan perbaikan AC. Jangan sampai Anda terbebani dengan permasalahan klasik Air Conditioning.

Kami siap membantu Anda!

 

[googleplusauthor]

Leave a Reply